Virus Bisnis Perfeksionis yang mengancam

Virus Bisnis : pernahkan anda mendengarnya?

Saya ilustrasikan seperti ini:

Jika seseorang sakit, biasanya akan periksa ke dokter, didiagnosa dan diberikan obat

Tetapi jika yang sakit adalah bisnis, misalnya omzet mendadak terjun bebas tanpa adanya penjualan, apa yang harus anda lakukan?

Ada 2 hal yang mempengaruhi suatu bisnis atau bisa dikatakan virus bisnis:

  1. Faktor eksternal misalnya bencana, kompetitor
  2. Faktor internal

Banyak yang memperhitungkan tentangĀ  eksternal, tapi sayangnya tidak banyak orang yang memahami bahwa faktor internal lah penyakit berbahaya yang harus ditangani terlebih dahulu

Contohnya adalah penjualan

Mengapakah tidak terjadi suatu penjualan walaupun anda sudah berusaha promosi sebaik mungkin?

Mungkin ada beribu alasan mengapa penjualan tidak terjadi

Karena para marketer atau affilliate hanya cenderung untuk menonjolkan produk semata dan bukannya berani untuk ‘menjual dirinya”

Alasannya?

“Belum pede… “

“Belum punya skill…”

“A lebih baik daripada saya”

 

Artinya?

Menunggu kesempurnaan (perfectionis)

Inilah virus bisnis itu!

Jika anda menunggu untuk sempurna (perfect)…

Anda kehilangan momentum untuk berhasil

Dan itu artinya anda MEMBERI KESEMPATAN kepada kompetitor untuk mengambil kesempatan duluan akibat virus bisnis ini

Pertanyaannya adalah..

Kapankah anda merasa sempurna baru berani untuk melakukan action?

Bukankah setiap saat selalu ada hal yang baru dan anda perlu mempelajarinya kembali?

So… sampai kapan baru bisa action?

 

Itukah yang anda inginkan? Tentu bukan…

Anda ingin secepatnya mulai berlari dan menikmati perbaikan menuju kebebasan finansial, benar?

“Jika anda bisa men-supply konten yang membuat prospek anda ketagihan mengkonsumsinya… anda akan bisa menjual APAPUN yang anda inginkan, pada SIAPAPUN dan KAPANPUN” (SK)

Lalu…bagaimana cara prakteknya?

Dijelaskan secara detail di member area content 247

 

Best,

~CCL

 

About the Author Cecilia

Saat awal mulai mempelajari Email Marketing, saya tidak punya pengalaman apapun dan gaptek saat berurusan dengan hal teknis Namun seiring dengan kemauan dan belajar, saya mulai bisa menulis, bermain dengan website, autoresponder dan semakin tertarik dengan FUNNMAIL (Funnel & Email), karena ini adalah fundamental suatu bisnis (dan masih banyak orang yang belum paham)

follow me on:

Leave a Comment: