Apakah anda pernah mendengar pesan marketing seperti ini:
Apakah anda tertarik diberikan penawaran seperti itu oleh orang yang belum anda kenal sebelumnya?
Pendekatan seperti itu akan membuat anda terburu-buru untuk ingin menciptakan penjualan.
Menggenjot iklan, mempertajam copy (copywriting), merubah funnel dan membuatnya super kompleks, melakukan promosi yang masif sekalipun harganya mahal.
Ketahuilah…
Market anda itu sangat sangat sangat luas.
Ketika anda ingin segera mendapatkan penjualan dan fokus disana, menggunakan seluruh energi anda di tempat itu…
…ketika anda merasa ingin secepatnya membantu market anda!
Tahukah anda apa yang sebenarnya anda lakukan?
Anda tengah mengejar angka 3% dari market anda!
Angka terkecil dari keseluruhan potensi penjualan yang anda miliki.
Apa yang terjadi jika anda fokus disana?
Dan akhirnya frustrasi.
Di story hari ini, saya akan ceritakan pilihan yang lebih baik.
Jauh lebih mudah.
Solusinya?
Market anda itu ada 3 tipe, ini disebut 3 Lanes:
1. Sidewalk.
2. Slow Lane.
3. Fast Lane.
Fast Lane…
Ini adalah tipe market yang diburu banyak marketer dimana jika anda fokus disana…anda mengabaikan 97% market anda yang lain.
Slow Lane adalah 30% – 40% dari audien anda.
Dan Sidewalk adalah 50% hingga 60% dari audien/list yang anda miliki.
Sekarang anda mulai bisa melihat dimana potensi terbesar anda sebenarnya, yaitu Slow Lane dan Sidewalk.
Untuk menjangkau mereka, anda perlu membangun relasi melalui medium seperti email menggunakan nurturing content.
Kirimkan email sesering mungkin (minimal seminggu sekali, yang terbaik adalah setiap hari) dengan konten-konten edukatif berbasis story.
Edukasi seperti apa yang bisa anda berikan?
Dengan pendekatan seperti itu, anda akan menjadi semakin relevan bagi market anda …dan bukankah itu artinya mereka semakin nyaman untuk memilih produk anda sebagai solusi mereka?
Sementara kompetitor anda fokus pada angka 3% (Fast Lane), anda fokus pada 97%, anda memilih permainan marathon yang akan memberikan anda keuntungan yang lebih besar dan bisnis yang jangka panjang.
Bagaimana membuat market anda menjadi semakin happy bersama Anda?
~CCL
Saat awal mulai mempelajari Email Marketing, saya tidak punya pengalaman apapun dan gaptek saat berurusan dengan hal teknis Namun seiring dengan kemauan dan belajar, saya mulai bisa menulis, bermain dengan website, autoresponder dan semakin tertarik dengan FUNNMAIL (Funnel & Email), karena ini adalah fundamental suatu bisnis (dan masih banyak orang yang belum paham)