Mengapa saya mengatakan itu hal yang tidak perlu, sementara orang lain menganggap itu hal yang sangat diperlukan jika anda memulai bisnis online?
Bagaimana mungkin?
Anda tidak salah baca..
Dan saya tidak sedang ngantuk saat menulis artikel ini
Taukah Anda…
Bahwa kebanyakan orang, baik newbie maupun yang sudah lama malang melintang sebagai digital marketer mempunyai satu kesamaan..
Berusaha membangun list email yang besar
Karena menurut mereka list yang besar artinya potensi untuk penjualan semakin besar juga
Dan suatu kebanggaan jika memiliki big list
Pertanyaannya adalah…
Bagaimana jika list yang anda bangun sudah besar, namun tidak ada penjualan yang terjadi dari list tersebut?
Artinya?
Ada sesuatu salah pengertian telah terjadi di sini…
Bukankah tujuan anda membangun list adalah meningkatkan penjualan, yang artinya memperbesar bisnis anad?
Jika itu yang terjadi…
Anda bisa mulai melakukan segmentasi,..
Manakah list anda yang aktif?
Manakah list anda yang matisuri?
Dan anda bisa lebih serius kepada list anda yang aktif, dan yang tidak aktif anda bantu untuk unsubscribe
“Tapi… sayang dong, untuk kumpulkan list itu sulit…“, protes seorang teman
Oke…
Pilihan ada di tangan Anda, ingin mempunyai list yang bisa menjadi buyer atau bahkan rekan bisnis, atau pertahankan list yang besar namun rekening bank anda kosong?
Sekali lagi…
Ini berkaitan dengan mental dan mindset anda dalam menjalankan bisnis online
Banyak orang yang tidak sadar..
Berapa banyak pertanyaan yang menggantung di kepala tentang mengapa selama ini anda kesulitan dalam menghasilkan income walaupun list anda besar?
Jawabannya ada di sini
Satu pertanyaan lagi…
Seorang subscriber mengeluh..”List saya tidak berkualitas…”
Benarkah begitu?
Ataukah mereka belum mengenal siapa anda?
Membangun list bukan sekedar anda mendapatkan sebanyak mungkin subscriber, namun bagaimana anda membina hubungan dengan mereka sehingga mereka mengenal anda lebih baik
Bahwa anda itu Real dan ingin membantu mereka sebagai seorang leader
So… selamat mencoba
Best,
~CCL
Saat awal mulai mempelajari Email Marketing, saya tidak punya pengalaman apapun dan gaptek saat berurusan dengan hal teknis Namun seiring dengan kemauan dan belajar, saya mulai bisa menulis, bermain dengan website, autoresponder dan semakin tertarik dengan FUNNMAIL (Funnel & Email), karena ini adalah fundamental suatu bisnis (dan masih banyak orang yang belum paham)