Email Newsletter Untuk Meningkatkan Omzet Penjualan
Masih banyak orang yang tidak percaya dengan kekuatan email.
Termasuk…
Seorang sahabat ga bisa menahan rasa ingin tahunya, dan bertanya kepada saya,
“Bu, katanya nulis Email Newsletter cukup 10-15 menit, lalu ngapain aja di sisa waktunya?
Bisa jadi itu pertanyaan anda juga?
Memang, saya menulis daily email Newsletter 10-30 menit sudah cukup, termasuk klik send…
Tapi bukan berarti setelah itu saya hanya tidur seharian…
Saya juga seorang ibu RT dengan segudang pekerjaan rumah…(termasuk goreng singkong).
Anda tau sendirilah, kesibukan seorang ibu RT ga habis-habisnya.
Tadi sore bakar sampah dan nyapu kebon belakang, rencana cuma sebentar jadi berjam-jam…
Tangan ikutan usil nyabutin rumput liar, daun pisang menggantung dipotongin, kejar ayam tetangga …
Banyak email dari copywriter yang sudah antri minta dibaca…
Kadang ga cukup sekali saat membacanya, namun harus berkali-kali, karena menggunakan bahasa Inggris….
Sedangkan bahasa Inggris saya juga minim, jadi seringnya bertanya kepada google (thanks Groogle Translate..)
Dan ga sekedar dibaca, ada beberapa yang perlu untuk ditulis tangan, dan itu butuh waktu juga.
Kalo ga percaya, coba anda salin sales page Ben Settle… (ini keharusan saat awal saya belajar email marketing).
Materi training yang saya ikuti juga sudah menumpuk untuk dipelajari dan dipraktekkan…
Kalau suatu passion yang dikerjakan, akan terasa tetap enjoy, karena pasti ada sesuatu yang ditemukan…
Seperti saya yang merasa bahwa passion terbesar saya adalah saat menulis Email Newsletter.
Tapi terkadang, orang mengabaikan passion yang dimilikinya karena berbagai alasan…
Contohnya adalah:
banyak karyawan yang mendapatkan pekerjaan walaupun itu bukan passionnya.
Dan mereka terpaksa menerima kenyataan yang ada.
Apakah anda sudah paham apa passion terbesar anda?
Jika anda suka research dan traffic…
Apakah anda ingin tau bagaimana sebuah perusahaan startup mendapatkan 180K visitor… tanpa iklan, tanpa affiliate dan tanpa sponsor.?