Conan merasa bingung dan gelisah.
Sejak sebulan belakangan ini tidak ada notif penjualan muncul di HP maupun emailnya.
Padahal 3 tahun lalu ia sempat berjaya menikmati komisi via link affiliatenya
Ia melihat lagi postingannya selama ini di berbagai medsos.
Ah…
Semua promosinya sudah menarik…
Dan ia sudah cukup banyak mempromosikan sejumlah link affiliatenya
…baik yang diambil dari marketplace maupun vendor yang berbeda.
Mengapa ia tidak bisa mengulang kejayaan yang pernah didapatnya?
Mengapa tidak ada yang merespon promosinya?
Apakah benar saat ini daya beli masyarakat sedang menurun?
Kebingungan dan kecemasan…
Saat ini banyak melanda online entrepreneur..
Mereka kesulitan untuk menghasilkan income dari dunia digital dan sudah mencoba berbagai cara untuk meningkatkan penjualan.
Sementara itu..
Kebutuhan hidup terus berjalan dengan lancar dan menuntut untuk dipenuhi..
Ibarat kapal yang sedang oleng, karena hasil yang didapat tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan mereka.
Hal ini tidak hanya dialami oleh newbie, tapi juga dialami oleh sejumlah marketer yang sudah lama menjalani bisnis online.
Mengapa hal ini bisa terjadi?
Oke, mari kita lihat dengan kacamata berbeda..
Tentang…
Menjadi Seorang Affiliate Marketer.
Apa pendapat yang selama ini muncul ?
“Affiliate Marketing adalah suatu profesi yang terlihat sangat menyenangkan dan sangat mudah untuk dijalankan.”
Bahkan ada pendapat yang mengatakan bahwa untuk menjadi seorang affiliate marketer itu tidak dibutuhkan persyaratan apapun.
Semua orang bisa menjadi affiliate marketer dan menikmati komisi dengan menyertakan link affiliate anda.
Apakah anda juga mempercayai pendapat seperti itu?
Dan apakah itu alasan anda ingin menjadi seorang affiliate?
Sayangnya saya harus mengatakan suatu fakta yang membuat anda terpaksa berpikir ulang tentang keputusan anda.
Saya tidak mengatakan profesi affiliate itu tidak bagus, karena saya juga adalah seorang affiliate marketing (pengalaman sebagai affiliate bisa baca disini)
Tapi ada banyak hal yang harus anda persiapkan untuk menjadi seorang affiliate marketer yang berhasil menciptakan penjualan berkali-kali
Menjadi seorang affiliate itu mudah…
anda hanya cukup request di sebuah marketplace untuk menjadi seorang affiliate
dan anda akan diberikan satu link khusus anda.
Tapi bagaimana mengkonversi link penjualan itu untuk menghasilkan income…
tidak semua affiliate marketer bisa melakukannya.
Jadilah seorang murid, dan pelajari semua hal tentang affiliate.
Tinggalkan sifat “bayi” yang masih melekat dan ingin selalu minta bantuan.
Bukankah anda ingin menjadikan affiliate sebagai bisnis anda?
Dan tentunya bukan sebagai affiliate rata-rata, tapi menjadi seorang affiliate profesional.
Anda bisa mulai mencari siapa top affiliate dan bagaimana cara mereka membuat pesan promosi yang membuat mereka semakin mudah untuk closing.
Anda bisa mulai mencari di google dan mengetikkan :
“Top ten affiliate marketers”
Lalu tampillah beberapa situs website tentang 10 affiliate marketer yang layak anda ketahui.
Anda bisa search dan mempelajari apa yang telah mereka lakukan sehingga mereka bisa menjadi top ten affiliate marketer.
Sudah cukup sampai sini?
Belum!
Setelah anda tau apa yang mereka lakukan, saatnya anda ‘meniru’ apa yang mereka lakukan.
Meniru di sini yang saya maksudkan adalah anda bisa mulai melakukan apa kebiasaan yang mereka lakukan
Apa yang membedakan mereka sehingga bisa berkali-kali menerima transferan dari komisi affiliate sedangkan affiliate lainnya kesulitan hasilkan penjualan.
Jika anda hanya TAHU dan tidak melakukan action,
itu artinya anda hanya ingin tau tapi anda tidak mau untuk action menjadi lebih baik.
next…
Hm…
Ternyata tidak semudah yang dibayangkan, bukan?
Itulah yang mereka lakukan selama ini, dan itu memerlukan tenaga, waktu, pikiran dan juga investasi.
Hal inilah yang tidak disadari oleh kebanyakan affiliate marketer apalagi yang pemula.
Untuk menjadi seorang affiliate yang profesional, tidak mungkin jika hanya mengandalkan share link di medsos dan menunggu banjir orderan.
Itulah mengapa banyak affiliate marketer yang kesulitan dalam hasilkan penjualan…
…karena mereka belum mempersiapkan diri menjadi seorang affiliate marketer PRO.
Satu hal yang perlu diingat..
Platform media sosial walaupun bisa anda gunakan dengan bebas, tapi mereka juga punya peraturan sendiri yang dikenal sebagai algoritma.
Ibaratnya anda ‘numpang’ berjualan di toko tetangga…
Apakah mereka rela jika anda mendapatkan keuntungan terbanyak sedangkan tetangga anda tidak mendapatkan hasil apapun?
Saat ini kebijakan media sosial sudah berubah…dan akan terus berubah.
Mengapa?
Karena mereka juga ingin mendapatkan profit dan mulai mengharuskan promosi menggunakan iklan berbayar dan hal ini tidak murah.
Tentunya sebagai seorang yang baru mulai bisnis dan belum paham seluk beluk iklan berbayar akan memberatkan dari segi dana
dan belum paham bagaimana mendapatkan hasil yang terbaik.
Itulah sebabnya mengapa affiliate marketer PRO melakukan langkah pertamanya adalah membangun list email
dan bukannya share link penjualan di sosial media.
Dengan memiliki list sendiri, mereka bisa berpromosi berkali-kali tanpa harus mengeluarkan budget untuk iklan berbayar.
Bukankah artinya mereka (termasuk anda) bisa menghemat?
Tapi tidak berhenti sampai di sini…
Upgrade skill menjual anda..
Perubahan era digital menuntut anda pun menjadi lebih kreatif saat berpromosi..
Tentukan apa benefit yang bisa mereka dapatkan dengan produk yang anda rekomendasikan.
Temukan apa hal yang membuat mereka menjadi sangat ingin dengan produk itu.
Anda ungkapkan benefitnya dan bukan fiturnya, biarkan pembaca anda sadar bahwa sebenarnya mereka punya suatu masalah dan belum menemukan solusinya.
Tapi jika anda berbicara sebagai seorang sales dan lakukan hype dengan overclaim…
…saat ini masyarakat sudah bisa mencium apa maksud penawaran seperti itu, dan mereka mulai menghindarinya.
Tapi datanglah sebagai seseorang yang memberikan edukasi kepada mereka…
Hilangkan kesan ‘needy’ dalam pesan marketing anda, biarkan mereka nyaman membaca konten anda…
Mereka membaca setiap apa yang anda tuliskan dan mulai semakin tertarik..
Anda juga bisa berikan sesuatu yang menarik kepada mereka, seperti WHITELABEL WEEKLY
Intinya adalah anda membangun kepercayaan dari list anda, kembangkan lebih jauh sehingga mereka yakin bahwa rekomendasi anda bisa dipercaya.
Sehingga mereka akan memilih anda sebagai penjualnya, walaupun yang anda promosikan adalah produk affiliate.
Bagaimana jika ada banyak kompetitor yang promosikan produk serupa?
Anda akan tetap tampil stand out karena subscriber anda akan tetap memilih anda.
Subscriber anda sudah mengenal anda, mereka merasa enjoy bertransaksi dengan anda, dan anda pun mau reply jika ada kendala.
Yang harus anda lakukan adalah mulai melatih skill dan mengubah mindset sebagai seorang yang profesional juga.
Sudah siap menjadi seorang Affiliate Marketer PRO?
~CCL
Saat awal mulai mempelajari Email Marketing, saya tidak punya pengalaman apapun dan gaptek saat berurusan dengan hal teknis Namun seiring dengan kemauan dan belajar, saya mulai bisa menulis, bermain dengan website, autoresponder dan semakin tertarik dengan FUNNMAIL (Funnel & Email), karena ini adalah fundamental suatu bisnis (dan masih banyak orang yang belum paham)