Bagaimana mengambil keuntungan dari unsubscribe
Sebuah tulisan yang berwarna biru dan biasanya terletak di pokok bawah sebuah email seringkali menjadi momok seorang marketer pemula saat membangun list
Mengapa hal itu bisa terjadi?
Terlalu banyak ajaran di media sosial baik dari mazz-ta maupun digital marketer senior yang mengatakan big data adalah sesuatu yang harus anda miliki
Perbanyak list…
“Bangun kolam sebesar mungkin sehingga mudah ditangkap”
Ups…
Maaf, saya tidak setuju ungkapan seperti itu
Bukankah yang akan hendak dekati adalah Person (orang), dan artinya anda jalin hubungan secara personal, dan bukannya anda menggiring mereka seperti ikan yang mudah ditangkap!
Bagaimana seseorang akan menghargai anda jika anda tidak menghargai orang lain?
Jika tidak cocok, biarlah mereka pergi..
Bukankah itu lebih nyaman?
Anda bisa terhubung dengan orang yang bisa anda ajak kerjasama..
Mari kita lihat bersama dengan kacamata yang berbeda…
Saat seseorang mengisi di kotak optin anda, ada 2 type subscriber :
Jika mereka adalah orang yang mencari solusi baru dan berpikir anda mempunyai suatu solusi yang baru bagi mereka…
Inilah saatnya anda menunjukkan skill anda kepada mereka… bantu mereka dengan skill anda supaya mereka bisa bertumbuh
Atau jika anda memberikan jasa, berilah jasa yang tebaik untuk mereka, manfaat terbesar yang bisa mereka dapatkan…
Bukankah jika anda mendapat nilai “PLUS” dari mereka, anda artinya juga sedang meningkatkan brand anda di dunia digital?
Tapi jika mereka adalah kelompok freebie seeker, tombol unsubscribe adalah salah satu cara yang tepat untuk mengeluarkan mereka dalam list anda
Dan anda tidak usah ragu untuk menyuruh mereka menekan tombol unsubscribe secepatnya
Karena dengan semakin banyak mereka berada dalam list anda, justru anda akan mengalami kerugian, apalagi jika anda menggunakan autoresponder berbayar
Bukankah autoresponder yang free ada batasan kuotanya?
Alih alih bangga mempunyai list puluhan ribu, dan anda harus membayar autoresponder, namun tanpa penjualan yang bisa menutup biaya autoresponder, apa untungnya bagi anda?
Bukankah anda menggunakan autoresponder untuk menghasilkan keuntungan, dan bukannya menambah cost yang harus anda keluarkan?
Tapi jika anda tetap masil memiliki ketakutan jika ada yang unsubscribe..
>> Issue #2 : 10 Tricks Anti Unsubscribe
~CCL
www.cecilia.id
Saat awal mulai mempelajari Email Marketing, saya tidak punya pengalaman apapun dan gaptek saat berurusan dengan hal teknis Namun seiring dengan kemauan dan belajar, saya mulai bisa menulis, bermain dengan website, autoresponder dan semakin tertarik dengan FUNNMAIL (Funnel & Email), karena ini adalah fundamental suatu bisnis (dan masih banyak orang yang belum paham)